Pages

Jumat, 08 April 2011

Cara Verifikasi Paypal Via Bank BCA

Dua hari yang lalu saya mem- verifikasi account Paypal via Bank BCA setelah kiriman uang dari pihak Paypal masuk kerekening Bank BCA saya. Pada hari itu juga, saya langsung mengaktifkan account Paypal yang selama ini menyandang status unverifikasi :D . Bukannya ga modal atau ga mau verifikasi. Saya jarang menggunakan account paypal. Alasannya ?, Saya kurang minat berbisnis sama orang luar, karena ga ngerti bahasanya :lol: . Kemudian semangat itu bangkit kembali, manakala account Paypal saya sudah ga menyandang status jomblo lagi.
Verifikasi Paypal Via Bank BCA
VERIFIKASI PAYPAL VIA BANK BCA
Mungkin sebagian besar blogger yang menggeluti dunia bisnis online sudah mengetahui salah satu program dari Paypal yaitu Paypal Whistlist. Dari progaram ini pula, akhirnya saya berfikir untuk kembali belajar dan mendalami bisnis internet yang bayarannya berupa dollar. Paypal merupakan dompet online yang wajib di miliki untuk berbisnis dengan orang bulex. Karena pembayaran dari hasil kerja kita kebanyakan melalui Paypal. Paypal bisa di katakan dompet online untuk menampung pundi-pundi dollar yang kita dapatkan. Lalu apakah setiap orang bisa membuat account Paypal ?,  jawabnya tentu bisa ! . Hanya yang membedakan adalah statusnya. Sudah terverifikasi atau belum. Kita tetap bisa menampung dollar walau satus account Paypal kita unverifikasi. Tetapi tidak bisa menggunakannya untuk transfer atau mengambil dollar nya, sifatnya hanya menampung saja. Untuk bisa menggunakan fasilitas Paypal layaknya sebuah Bank, account Paypal kita harus dalam status terverifikasi. Enaknya, sekarang Paypal  telah mendukung verifikasi melalui Bank lokal seperti Bank BCA. Kalau dulu, verifikasi paypal hanya bisa dilakukan via kartu kredit dan VCC (Virtual Credit Card), itu setahu saya. Tapi tidak sekarang,  jika dollar yang ada di Paypal kita berjumlah lebih dari 2 dollar, itu cukup buat memverifikasi account kita tersebut.  Jadi di isi dulu Paypalnya dengan program-program bisnis online yang pembayarannya melalui Paypal :lol: . Kalau dollar yang kita dapatkan telah mencapai 2 dollar atau lebih, silahkan verifikasi langsung via Bank BCA. Pengalaman saya sendiri, paypal tidak memotong dollar sedikitpun dari rekening kita, bila verifikasi dilakukan melaluiBank lokal (BCA).  Untuk Bank lokal lainnya, mungkin langkah-langkah verifikasinya hampir sama.
Lalu bagaimana cara verifikasi Paypal via Bank BCA ?. Berikut adalah langkah-langkah memverifikasi account Paypalkhusus pengguna rekening Bank BCA :D .
Langkah pertama adalah log in dulu ke account Paypal kita. Bagi yang belum memiliki account Paypal, silahkan daftar dulu di sini(Ref).
Daftar di PayPal, lalu mulai terima pembayaran menggunakan kartu kredit secara instan.
Kemudian lihat halaman account kita yang belum terverifikasi seperti gambar dibawah ini.
Paypal Unverifikasi
PAYPAL UNVERIFIKASI
Silahkan klik “Dapatkan Status terverifikasi”. Kemudian kita akan dibawa ke halaman seperti gambar di bawah, silahkan klik tombol “Hubungkan Rekening Bank Saya”.
Paypal
AKTERNATIF VERIFIKASI PAYPAL
Langkah berikutnya adalah mengisi halaman data untuk rekening Bank BCA kita. Sebaiknya isi data diri kita yang sebenar-benarnya,  sesuai dengan data pada rekening Bank BCA. Tujuannya, agar tidak mendapatkan masalah di kemudian hari. Isi data diri, Nama (nama kita di rek Bank BCA), Nama Bank (BCA), Kode Bank (untuk kode Bank BCA isi dengan 0140012), Nomor rekening (Isi dengan nomor rekening Bank BCA kita), Masukkan ulang nomor rekening (Masukkan sekali lagi nomor rekening Bank BCA kita), Lihat gambar dibawah.
Data Rekening Bank BCA
DATA REKENING BANK BCA
Kode Bank BCA untuk Paypal
KODE BANK BCA UNTUK PAYPAL
Pastikan pengisian data diri pada halaman seperti diatas benar. Bila yakin, silahkan kelangkah berikutnya, klik “Lanjutkan”.  Berikutnya kita akan dibawa kehalaman pratinjau data Bank BCA yang telah kita masukkan seperti gambar dibawah. Silahkan cek, jika ada kesalahan, tekan tombol “Edit” untuk memperbaiki kesalahan.
Pratinjau data Bank BCA
PRATINJAU DATA BANK BCA
Oke, data sudah benar. Langkah berikutnya, pada halaman Pratinjau diatas silahkan klik tombol “Tambah Rekening Bank”. Data Bank BCA kita akan ditambahkan kedalam account Paypal kita.
Penambahan Rekening Bank BCA Sukses
PENAMBAHAN REKENING BANK BCA SUKSES
Setelah data Bank BCA kita telah ditambahkan, pada gambar diatas silahkan klik tulisan “Buka Rekening Saya”. Berikutnya, kita akan dibawa kehalaman seperti dibawah ini. Lihat tanda Panah yang berarti “Daftar Tugas” yang harus kita selesaikan, yaitu konfirmasi Bank BCA kita.
Daftar Tugas
DAFTAR TUGAS
Kemudian, buka email kita untuk memastikan kalau kita telah menambahkan data Bank BCA ke account Paypal. Isi pesan email konfirmasi dari Paypal kurang lebih seperti ini.
Email konfirmasi dari Paypal
EMAIL KONFIRMASI DARI PAYPAL
Kalau sudah menerima pesan tersebut, tinggal menunggu selama 1 sampai 3 hari kiriman uang dari Paypal. Paypal akan mengirim uang sebanyak dua kali. Jangan harap kiriman ini sebesar 1 juta rupiah :lol: , cuma terdiri dari dua digit angka. Lihat jumlah keduanya, jumlah ini berguna untuk mengisi halaman konfirmasi nantinya. Sampai disini, proses Verifikasi di tunda dahulu :-( . Silahkan Keluar dari Account Paypal Kita. Tunggu 1 sampai 3 hari. Karena ga mau bolak balik Bank, saya tunggu sampai hari ketiga baru saya nabung :lol: , untuk melihat jumlah uang yang dikirim oleh pihak Paypal.
O ya, bagi yang bingung dan bertanya-tanya seperti saya waktu seminggu yang lalu :D , dua digit angka ini dapat dilihat di buku tabungan BCA kita. Minta print out buku tabungannya lagi, sekalian nabung sedikit :lol: . Lihat contoh screen shot buku tabungan di bawah ini dengan dua digit uang yang ditransfer oleh Paypal.
Print out Buku Tabungan BCA
PRINT OUT BUKU TABUNGAN BCA
Anggap kita sudah menerima dua kiriman uang dari pihak Paypal. Seperti gambar diatas, saya mendapatkan 14 juta rupiah dan 16juta rupiah :lol: . Angka yang cukup fantastis. Dua digit angka tersebut berguna untuk langkah verifikasi selanjutnya.
Silahkan log in ke acount Paypal kita. Pada halaman seperti dibawah ini, silahkan klik tulisan “Konfirmasi rekening bank”
Verifikasi Bank BCA
VERIFIKASI BANK BCA
Berikutnya, kita akan dibawa kehalaman konfirmasi seperti dibawah ini. Silahkan isi kedua digit kiriman dari Paypal pada kolom isian “Jumlah 1″ dan “Jumlah 2″. Pada kolom 1 saya isi dengan 14 dan pada kolom kedua saya isi dengan angka 16. (Kemungkinan untuk dua digit rupiah kiriman dari Paypal ini, setiap orang akan berbeda-beda.  Silahkan di sesuaikan).
Konfirmasi dua digit rupiah kiriman dari Paypal
KONFIRMASI DUA DIGIT RUPIAH KIRIMAN DARI PAYPAL
Bila kolom isian pada “Jumlah 1″ dan “Jumlah 2″ diatas telah di isi sesuai dengan jumlah yang dikirim oleh Paypal, silahkan Klik tombol “Konfirmasi”.
Seharusnya, kita akan dibawa kehalaman seperti dibawah ini yang berati account Paypal kita telah di verifikasi via Bank BCA. Selamat.
Account Paypal Telah di Verifikasi
ACCOUNT PAYPAL TELAH DI VERIFIKASI
Verifikasi Paypal via BCA Sukses
VERIFIKASI PAYPAL VIA BCA SUKSES
Sampai disini, langkah-langkah verifikasi Paypal via Bank BCA telah selesai. Tapi Account Paypal kita saat ini adalah Account Paypal “Pribadi”. Silahkan tingkatkan status account Paypal kita menjadi “Primer” tanpa dipungut biaya :D . Pada gambar seperti gambar di bawah ini silahkan klik “Tingkatkan”
Account Paypal Pribadi
ACCOUNT PAYPAL PRIBADI
Account Paypal Primer
ACCOUNT PAYPAL PRIMER
Account Paypal sendiri terbagi atas account Pribadi, Primer dan Business. Silahkan baca lagi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing account Paypal tersebut.

Rabu, 30 Maret 2011

Charge Accu Pakai UPS

Tadi sore newbie melakukan percobaan kecil pada Aerio :D Bermula dari battery bekas UPS yang "dibuang" dan newbie coba charge dengan accu charger. Ternyata aki tersebut masih mampu menyimpan strom cukup lama, bahkan dapat menghidupkan lampu H3 55 volt yang merupakan bohlam lampu foglamp mobil. Wah mayan terang nih buat lampu senter :D Hmmm kalo ditaro di mobil asik juga, eh kenapa ndak sekalian sebagai emergency jump starter aja ?

Yang menjadi kendala adalah pada tipe battery itu sendiri (bekas battery UPS), memang memiliki 12 voltase, tapi merupakan tipe Deep Cycle Battery yang artinya battery tersebut cukup tahan untuk dipakai mendekati habis dan dicharge penuh secara berulang-ulang. Berbeda dengan accu mobil yang justru diharapkan mampu Ampere yang besar pada saat melakukan Starter / menghidupkan mesin. Jadi accu mobil perlu Cold Crank Ampere yang memadai untuk menyalurkan arus listrik yang besar seketika untuk dapat memutar mesin. Hmmm perlu ditambah rangkaian keknya, tapi rangkaian yang seperti apa ? Newbie sendiri masih belum tau sampai sekarang :(

Well, percobaan apaan sih yang dimaksud ?

Sebenernya untuk jaga-jaga aja, namanya juga emergency, yaitu pada waktu aki tidak kuat untuk melakukan starter mesin. Bisa macam-macam sih, misal dengan didorong tapi ini khusus transmisi manual dan perlu ada orang yang bantu dorong (kecuali jalan turun) dan tidak bisa dilakukan untuk transmisi matic. Cara lain dengan menggunakan cable jumper, sebenernya sih "cuman" kabel untuk menghubungkan aki mobil yang sehat untuk membantu starter mobil aki yang soak / tekor.

gambar 1 - kabel jumper


gambar 2 - cara jump start

Sep, di bagasi mobil newbie sudah dilengkapi kabel jumper, barangkali membutuh bantuan atau malah bisa membantu orang lain yang membutuhkan bantuan. Bentuk kabel jumper inipun macam-macam ada yang berupa kabel dengan clam saja, ada juga yang menggunakan soket rokok sehingga buat yang takut-takut urusan dengan aki bisa melakukan semudah colok soket rokok (praktis tapi ada kelemahannya). Untuk melakukan jump start tentu saja diperlukan mobil lain (atau aki lain) sebagai penolong aki yang soak.

Bagaimana bila tidak ada mobil lain yang bisa menolong ? Bisa aja sih bawa aki mobil cadangan, tapi aki mobil bukan tipe deep cycle yang artinya kalau dibiarkan terlalu lama tanpa ada proses charging maka kemampuan menyimpan listrik akan semakin berkurang dan akhirnya soak. Ternyata ada lagi produk "Emergency Jump Starter" atau "Portable Jump Starter". Sepertinya sih (newbie menduga-duga aja) isinya deep cycle battery sehingga "aman" untuk disimpan tanpa dicharge untuk jangka waktu yang relatif lebih lama daripada aki mobil. Tapi lagi-lagi newbie menduga ada rangkaian khusus agar battery tersebut dapat memberikan ampere yang cukup untuk melakukan jump starter. Sedangkan untuk mengisi listrik dari Emergency Charger ini tinggal mencolokkan ke listrik AC di rumah.

gambar 3 - Emergency Jump Starter - Portable Jump Starter



Emergency Charger ini harganya lumayan mahal, tapi uniknya dibikin multi purpose, selain sebagai jump starter ada yang dilengkapi lampu, socket listrik 12 volt, sampai pompa ban bahkan radio dsb..... Bahkan ada pula yang makin compact (gambar 4) tapi karena menggunakan colokan rokok untuk membantu starter, batterynya "ngecharge" dulu aki yang soak beberapa saat baru bisa dilakukan starter. Lucu juga sih dan "mainan" menarik untuk di taro di bagasi mobil bisa untuk emergency kalo battery ngadat, ato butuh penerangan dsb, tapi harga aja nih yang bikin ga demen :D

gambar 4 - Emergency Jump Starter - Portable Jump Starter


Apaan sih isinya ? kebetulan ada battery UPS bekas yang bisa dimanfaatin nih, pingin tau rangkaiannya biar bisa bikin emergency jump starter sendiri. Sayang newbie masih belum mendapatkan gimana cara kerja emergency jump starter secara eletronika, juga ga ngerti gimana schema rangkaian electronicnya.... dasar newbie juga ga ngerti electronic makin lengkap dah "buta" nya.


gambar 5 - Capacitor


Meski begitu pikiran newbie sempat tertuju pada capacitor, secara capacitor ini "cepat terima arus" dan "cepat ngeluarin arus". Masalahnya newbie ga ngerti cara ngitung berapa capacitor yang dibutuhkan. Kalo dasarnya pake rumus I = C . s susah juga. Newbie coba browsing-browsing di internet ternyata "iklan" emergency charger pada bilang punya kemampuan paling enggak 400 Ampere untuk Cold Cranckingnya. Misal untuk starter mesin sekitar 3 detik maka : C = I / s = 400 / 3 = 133 Farad
Ajegile Capacitor 1 Farad aja keknya gedenya sekaleng minuman lha 133 Farad mau segede apa..... Pasti ga gini deh itungannya, waduh ada yang bisa bantu kasi rangkainnya ga ya ? :(
Mau coba-coba juga sayang duit nih, capacitor ukuran gede kan ga murah, sayang duit padahal niatnya memakai barbek alias barang bekas :D

Beberapa minggu yang lalu setelah rada putus asa cari rangkaiannya, newbie coba pakai battery UPS untuk starter motor jupiter'01. Berhubung aki motor newbie masih baik, kalo dijumper mah percuma tidak menunjukkan kalo battery UPS nya bisa buat jump start. Newbie lepas aja sekalian aki motor dan bener-bener pakai battery UPS sendirian buat starter electric di motor (kalo starter engkol mah ga pake aki juga bisa). Eh ternyata jalan euy, sampe newbie matiin, start lagi, matiin, start lagi berulang-ulang itu battery masih ngangkat aja ga pakai masalah.

Giliran Aerio nih yang ga sempet-sempet, tadi pagi udah sempet lepasin aki buat newbie charge, eh newbie kelupaan kalo rencana mau "percobaan" padahal ada keperluan keluar, ya udah batal deh paginya. Sorenya setelah istirahat, sempet-sempetin deh, newbie lepas relay klakson biar ntuh klakson bisu pas alarm bunyi (copot aki trus pasang lagi alarm bakalan teriak) biar kuping nggak sakit hehehe...

Lepas kabel aki, menggunakan kabel jumper newbie jepit ke battery UPS, matiin alarm, kontak ON - Fuel pump bunyi - meter pada nyala - starter. Gagal!!
Sedikit kecewa, newbie cari battery UPS yang lain yang newbie simpan karena sekitar 2 minggu yang lalu newbie charge sampe penuh. Ukur pake voltmeter 13 volt, sedangkan battery yang gagal start tadi 12.5 volt. Newbie pararel ah jadi 2 aki buat start mobil. Pasang-pasang, kontak, start - cekekekekekek - eh nyala biarpun bersusah payah. Hmmm coba sendirian aja ga pake pararel. Pasang-pasang, eh setelah bersusah payah mampu lagi lho starter mobil. Matiin lagi, senang juga rasanya, coba lagi, masih bisa lagi setelah 3 kali percobaan :D Asik-asik, foto-foto ah..... eh pingin foto voltase pas mesin hidup, coba starter lagi yang ke-4 kalinya, eh berhasil lagi, ruar biasa, meski ntuh starternya ngeden tapi masih bisa 4 kali starter. Foto-foto lagi dah.

Newbie ga nyoba lagi sih berapa kali bakalan ga mampu starter. Cuman dari sini newbie ambil kesimpulan "sederhana", ga pakai aki mobil aja kuat starter, apalagi kalo ini battery cuman sebagai "pemancing" aja pasti lebih OK. Ga punya aki mobil soak sih jadi ga bisa coba hehehehe.

gambar 6 - clamp pada aki pakai kabel jumper

gambar 7 - voltase setelah 3x starter mesin

gambar 8 - clamp pada battery UPS - sendirian ga dipararel

gambar 9 - clamp ke battery UPS

gambar 10 - tidak terhubung aki mobil sama sekali

gambar 11 - voltase starter ke 4 dengan mesin nyala


Sep untuk sementara gini dulu dah, newbie pikir kalo ada rangkaian kapasitor lebih maknyos lagi. Tapi dengan percobaan ini setidaknya nunjukin ga ada kapasitor pun masih bisa ! Untuk charger ga usah bikin-bikin lagi kan di rumah dah ada charger, emang sih kliatan jelek dan ga "built in" tapi toh kalo ngecharge kan di rumah hehehehe. Mayan nih punya Emergency Charger barbek.



Charge Accu Pakai UPS

Salah satu penyebab mobil mogok adalah accu yang lemah sehingga tidak bisa men-starter mobil. Oleh karena accu harus di-charge tiap kurung waktu tertentu(mungkin sebulan sekali), apalagi kalau mobil jarang dipakai atau jarang dipakai jarak jauh.
Apabila anda punya UPS, maka UPS dapat digunakan untuk men-charge accu. Caranya :
1. Buka casing UPS
2. Cabut kabel-accu yang ke accu UPS
3. Sambungkan kabel-accu ke accu mobil

Mengisi aki dengan menggunakan UPS

Minggu, 20 Februari 2011

Cara menampilkan icon ONLINE Yahoo Messenger di Website/Blog



Caranya adalah dengan meng Copy Paste kode dibawah ini ke halaman website/blog kamu :
<a href="ymsgr:sendIM?lordsath3n4"><img src="http://opi.yahoo.com/online?u=lordsath3n4&m=g&t=14" border="0" />a>
Lalu ganti kata “lordsath3n4” dengan id ym kamu.. dan walaaaa…km dan semua orang yang datang ke website km bisa lihat apakah km online di YM atau tidak :D t=1adalah gambar yang akan muncul nantinya di Website/Blog kamu. Angka 1 bisa diganti dengan angka lain dari 1-15. Beberapa contoh gambar bisa kamu liat seperti dibawah ini :


1.  untuk t =1
2.  untuk t = 2
3.  untuk t = 3
4.  untuk t = 4
5.  untuk t = 5
6.  untuk t = 6
7.  untuk t = 7
8.  untuk t = 8
9.  untuk t = 9
10.  untuk t = 10
11.  untuk t = 11
12.  untuk t = 12
13.  untuk t = 13
14.  untuk t = 14
15.  untuk t = 15
16.  untuk t = 16
17.  untuk t = 17
18.  untuk t = 18
19.  untuk t = 19
20.  untuk t = 20
21.  untuk t = 21
22.  untuk t = 22
23.  untuk t = 23
24.  untuk t = 24


Selamat mencoba :D